Crystal X

Kamis, 09 Oktober 2014

Manfaat Mengkonsumsi Bawang Merah Untuk Tubuh



Hampir semua masyarakat dunia sudah familiar dengan salah satu bumbu masakan ini. Banyak yang megunakannya dalam berbagai masakan karena ada alasannya. Sebaliknya, karena bau yang sedikit menyengat dan rasanya yang sulit kita identifikasi rempah malah dihindari beberapa orang.

Kandungan Gizi Bawang Merah

Rempah ini merupakan sumber vitamin C, B6, biotin, kromium, kalsium dan banyak serat. Selain itu juga terdapat asam folat dan Vitamin B1 dan vitamin K. Bawang merah juga mengandung enzim allinase seperti bawang putih yang keluar saat bawang merah dipotong arau digiling. Itu yang menjadi peyebab mata terasa pedih saat menotong bawang.

Bawang merah juga mengandung flavonoid yakni pigmen yang memberi warna pada sayuran lainnya yang juga berperan sebagai antioksidan dan mengandung efek anti-tumor juga meningkatkan imun dalam tubuh.

Quercitin dapat mengencerkan darah dan menurunkan kolesterol selain itu meningkatkan kolesterol baik, meredakan asma, bronkitis kronis, demam, diabetes, aterosklerosis dan infeksi dan dapat menghambat pertumbuhan kanker usus.

Selain itu bawang juga berperan sebagai anti-inflamasi yang dianggap memiliki kekuatan anti kanker. Selain itu quercitin juga merupakan obat yang bisa memberikan efek tenang. Sampai sekarang kulit bawang menjadi sumber Quercitin paling baik.

Untuk mendapat manfaat di atas Anda tidak perlu makan banyak bawang merah. Manfaat kesehatan di atas sudah dapat kita peroleh dengan mengkonsumsi bawang dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan, atau satu siung per hari baik mentah maupun sudah diolah.


Bawang Bisa Mengurangi Zat Beracun
Bawang merah mengandung berbagai senyawa sulfur organik yang memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh Anda. Asam amino di dalamnya yang mengandung sulfur yang ditemukan dalam bawang merah dan bawang putih juga dalam telur. Asam amino yang disebut metionin dan sistin dapat berperan mengeluarkan kandungan racun akibat logam berat yang sudah mengendap di dalam tubuh.

Vitamin C yang terkandung dalam bawang merah berperan membantuk detoksifikasi tubuh dan efektif dalam menghilangkan timbal, arsen dan cadmium yang sagat berbahaya. Jadi memperbanyak konsumsi bawang merahbisa membantu tubuh untuk mengeluarkan racun-racun berbahaya.


Manfaat Bawang untuk Hati

Pasien jantung niasanya dianjurkan oleh dokter untuk mengkonsumsi secara rutin bawang merah. Bahkan seorang dokter di Harvard menyarankan semua pasien penyakit jantung koroner agar rutin makan bawang.

Berikut adalah manfaat sehubungan dengan darah dengan mengkonsumsi bawang merah:

  • Meningkatkan kolesterol HDL baik dalam tubuh
  • Mencegah terjadinya pembekuan darah
  • Menurunkan kolesterol dalam darah
  • Menurunkan tekanan darah bagi pendeita tekanan darah tinggi

Manfaat Bawang Merah Sebagai Pencegahan Kanker

Salah satu cara antioksidan yang terdapat dalam bawang melindungi tubuh terhadap kanker adalah dengan mengurangi kerusakan DNA dalam sel yang disebabkan oleh radikal bebas yang menendap dalam tubuh. Semua bawang dan kerabat bawang lainnya kaya akan senyawa organosulfur yang terbukti membantu mencegah kanker pada hewan percobaan di laboratorium.
Ekstrak bawang merah ditemukan untuk menghancurkan sel-sel tumor dalam tabung uji dan menghambat pertumbuhan tumor ketika sel-sel tumor ditanamkan pada tikus percobaan. Ekstrak ini juga terbukti merupakan anti-toksik karena khasiatnya hampir  empat puluh kali lipat dari dosis yang dibutuhkan untuk membunuh sel-sel tumor dalam tubuh. Selain itu bawang merah juga menunjukkan aktivitas yang signifikan terhadap leukemia pada tikus percobaah di laboratorium.


Manfaat Bawang Merah lainnya

Manfaat lainnya juga terbukti dapat signifikan membantu menurunkan kadar gula darah. Senyawa aktif didalam bawang merah berperan menurunkan glukosa darah bila disandingkan dengan insulin pada bagian hati yang mengalami kerusakan yang akan  meningkatkan masa hidup insulin dalam tubuh.


Bawang juga berguna untuk mengobati asma atau sesak nafas. Hal ini disebabkan karena bawang dapat menghambat produksi senyawa yang menyebabkan otot bronkus kejang dan kemudian membuatnya rileks. Bawang jusa bisa menghambat aktivitas bakteri dan menghancurkan banyak patogen yang bisa menjadi penyebabpenyakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar